PALEMBANG – Upaya penguatan tata kelola pendidikan khusus di Sumatera Selatan terus dipacu. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., secara resmi memimpin acara Penandatanganan Pakta Integritas bagi ASN dan PPPK di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sumatera Selatan bertempat di Aula SLB Negeri Pembina Palembang.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi Kepala Sekolah, para pendidik dan tenaga kependidikan untuk memperbaharui komitmen mereka dalam memberikan layanan terbaik bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Penekanan pada Moral dan Etika Kerja
Dalam sambutannya, Hj. Mondyaboni menegaskan bahwa Pakta Integritas adalah janji yang harus diimplementasikan dalam tindakan nyata sehari-hari. Beliau mengingatkan bahwa profesi guru di SLB memerlukan kesabaran dan integritas moral yang jauh lebih tinggi.
“Pakta integritas ini adalah komitmen moral Sebagai ASN dan PPPK jadi bekerjalah dengan hati, jujur, dan penuh dedikasi, karena ditangan bapak ibu semua anak anak akan berprestasi” tegas beliau.
Arahan Strategis Kepala Dinas
Selain prosesi penandatanganan, Ibu Hj. Mondyaboni juga memberikan pembinaan intensif terkait arah kebijakan pendidikan di Sumsel. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:
Membangun Pendidikan Inklusif yang Unggul
Di bawah kepemimpinan Ibu Hj. Mondyaboni, Dinas Pendidikan Sumsel berkomitmen untuk terus memperhatikan sarana dan prasarana SLB serta kompetensi para pengajarnya. Penandatanganan ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan soliditas antara tenaga pendidik di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama kepala Sekolah dan para guru. (AE)
Tinggalkan Komentar