Info Sekolah
Selasa, 02 Jun 2026
  • Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun Ajaran 2026/2027 Telah Ditutup.
  • Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun Ajaran 2026/2027 Telah Ditutup.
1 Mei 2026

Tim Penilai Adiwiyata Sambangi SLB Negeri Pembina: Wujudkan Sekolah Luar Biasa Berwawasan Lingkungan

Jum, 1 Mei 2026 Dibaca 5x Uncategorized

Palembang,  27 April 2026 – Semangat pelestarian lingkungan merambah ke institusi pendidikan khusus. Hari ini, Tim Penilai Adiwiyata melakukan verifikasi lapangan di SLB Negeri Pembina untuk menilai komitmen sekolah dalam menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Kedatangan tim disambut dengan hangat oleh kepala sekolah guru dan staf serta warga sekolah lainnya.

Fokus Penilaian: Integrasi dan Inovasi

Tim penilai yang terdiri dari unsur Dinas Lingkungan Hidup didampingi Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Selatan meninjau beberapa poin krusial, di antaranya:

  • Kebersihan dan Drainase: Memastikan sanitasi sekolah berfungsi dengan baik dan ramah bagi siswa berkebutuhan khusus.
  • Pengelolaan Sampah: Inovasi pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatannya menjadi kompos atau kerajinan tangan.
  • Penghijauan: Keberadaan taman sekolah dan apotek hidup yang dirawat langsung oleh siswa sebagai bagian dari terapi kemandirian.
  • Kurikulum Berbasis Lingkungan: Sejauh mana nilai-nilai pelestarian lingkungan disisipkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di setiap jenjang.

Apresiasi untuk Inklusivitas

Ketua Tim Penilai mengungkapkan kekagumannya atas dedikasi para guru dalam membimbing siswa SLB Negeri Pembina untuk terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan merawat tanaman.

“Adiwiyata di SLB memiliki nilai lebih. Ini bukan hanya soal lingkungan yang hijau, tapi bagaimana nilai-nilai ekologis ini menjadi bagian dari kemandirian dan karakter anak-anak hebat kita di sini,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Harapan Sekolah

Kepala SLB Negeri Pembina menyatakan bahwa partisipasi dalam program Adiwiyata ini bukan sekadar mengejar predikat atau penghargaan.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan inklusif. Kami ingin membuktikan bahwa sekolah luar biasa mampu menjadi pionir dalam gerakan penyelamatan lingkungan,” pungkasnya.

Kegiatan penilaian diakhiri dengan sesi diskusi dan evaluasi dokumen sebagai tahap akhir penentuan kelayakan SLB Negeri Pembina untuk meraih predikat Sekolah Adiwiyata.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar